Spesifikasi Decoder K Vision Bromo

Spesifikasi Decoder K-vision bromo. K-Vision Bromo merupakan salah satu varian produk dari k-vision selain k-vison Cartenz. Nama bromo sendiri diambil dari nama gunung yang ada di kota Malang yaitu gunung bromo. K-Vision Bromo ada 3 tipe yaitu K-Vision Bromo C1000 dan K1200 dan C2000. Meskipun tipe K1200 namun decoder ini tetap berjalan di jalur C Band bukan Ku Band. Karena memang C identik dengan C Band dan K identik dengan Cartenz atau Ku Band.
 
Jalur C Band terkenal dengan ketahanan terhadap gangguan cuaca seperti hujan dan angin sehingga tidak mempengaruhi kualitas gambar yang diterima. Dekoder ini juga sudah dilengkapi dengan port HDMI yang artinya kualitas gambarnya sudah HD (High Definition). K Vision bromo juga dilengkapi dengan port S/P DIF dan adaptor charger dengan daya 12 V.
K Vision Bromo
Dekoder atau receiver K-Vision Bromo ini sering disebut juga decoder segala parabola atau decoder FTA Plus. Hal ini disebabkan karena jika kita menggunakan decoder k-vision C Band maka kita tidak perlu mengganti parabola di rumah kita jika sebelumnya kita menggunakan parabola jaring (mesh) atau dish solid minimal 6 feet atau sekitar 1,8 meter untuk diameter parabola yang mengarah ke Satelit Palapa dan Telkom maka kita tinggal plug and play alias colok dan tonton. Karena decoder k-vision bromo ini berjalan pada jalur C band dan chanel-chanel premium yang disiarkan pun berada di Satelit Palapa dengan Frekuensi 3601 V 31000 dan 3981 V 31000. 

Disebut sebagai decoder FTA plus karena selain bisa digunakan untuk menyaksikan tayangan yang gratis (FTA, Chanel TV Nasional),  dekoder ini juga dapat digunakan untuk menyaksikan chanel-chanel premium seperti beIN Sports 1,2 dan beIN Sports 3, Fox Sport 1, 2 dan 3, Fight Sport, Bola Indonesia, Nat Geo Wild, dan masih banyak lainnya. Paket berlangganannya untuk tiap bulannya pun bervariasi dan tergolong sedang harganya. 
 
Jika Anda tidak berlangganan paket bulanan, maka Anda masih tetap bisa menyaksikan chanel-chanel tv nasional seperti RCTI, INDOSIAR, TRANS TV, ANTV, Kompas TV, TVONE, Metro TV, dan lainnya yang masuk kategori chanel gratis. Kekurangan decoder k-vision adalah tidak bisa biss key dan suka update transponder dan daftar channel sendiri yang mengakibatkan channel yang kita susun akan berantakan lagi. Belum ditemukan cara agar tidak update sendiri karena tidak ada menu untuk mematikan fungsi fitur auto update transponder.
 
Demikianlah penjelasan tentang spesifikasi decoder k vision bromo. Kalau ada yang mau menambahkan silahkan kirimkan di kolom komentar. Semoga informasi ini bermanfaat. Terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *