Penyebab Siaran Bola Diacak di Parabola

Penyebab Siaran Bola Diacak di Parabola. Penyebab dan Alasan Mengapa Siaran Bola Diacak di Parabola. Sepak bola, ya sebuah cabang olah raga yang banyak digemari oleh orang di seluruh dunia. Cara menyaksikan sepak bola di seluruh dunia dilakukan dengan bermacam cara, diantaranya ada yang nonton langsung bagi kalangan yang banyak uang dan memang penggemar sepak bola, ada yang nonton via streaming, ada yang numpang ke tetangga, ada yang nonton lewat televisi. Nah, yang lewat televisi ini ada dua macam cara. Menggunakan tv berlangganan atau tv free to air (gratisan).

Bagi yang menggunakan tv berlangganan atau tv berbayar akan dengan mudah menonton sepak bola, saya sendiri sampai bingung kalau pas lagi nonton pakai yang berbayar. misal di beIN Sport 1 Live Chelsea dan beIN Sport 2 Live Liverpool, disaat yang bersamaan juga di Fox Sport 1 Live Dortmund dan di Fox Sport 2 Live Bayern Munchen. Padahal klub favorit saya Barcelona lagi Live di TRUE4U kan jadi bingung mau ngapain. Kalau yang nonton bolanya jalur gratisan lain lagi kebingungannya. Kadang dan hampir semua tayangan sepak bola liga top eropa selalu diacak alias layar gelap saat kick off dimulai. Dan ini dialami oleh para pengguna parabola tv yang sudah tidak memungkinkan menggunakan antena UHF. Padahal peralatan parabola dan perangkat pendukungnya seperti receiver itu tidak murah akan tetapi mau nonton bola saja diacak. Kecewa penonton, kalau sudah begini mau gimana lagi?. Pindah saluran (mau nonton layar gelap?) atau tidur. Lalu mengapa siaran bola diacak? Dan acakan apa yang digunakan? Kali ini saya akan membahas mengenai permasalahan yang pertama, yaitu mengapa siaran bola diacak?. Sementara untuk pertanyaan yang kedua akan saya bahas dalam postingan yang lain. Berikut beberapa alasan kenapa/mengapa siaran bola diacak (misalnya Gojek Traveloka Liga 1 Indonesia di TVONE):

1. Biaya Hak Siar
Seperti kita ketahui bahwa hak siar liga-liga top eropa seperti England Premier League, La Liga Santander, Bundesliga, Ligue One, Serie A, Eredivise tidaklah murah harga hak siarnya. Sebagai contoh hak siar EPL tahun depan. Berdasarkan berita yang saya baca dari sindonews,” kompetisi di ranah Britania Raya itu bakal mengantongi bayaran senilai 8 miliar pounds atau Rp 172 triliun di musim 2016/2017. Sebuah harga yang fantastis. Pihak televisi yang akan menayangkannya pun harus membeli hak siar untuk bisa ambil bagian dalam menayangkan pertandingan sepak bola. Pihak televisi dalam menanyangkan ini bukan hanya bertujuan menghibur para pecinta bola, tapi juga ingin mendapat umpan balik yaitu profit. Profit itu bisa di dapat melalui iklan dan sponsor  yang di tayangkan selama waktu yang telah ditentukan. Jika biaya iklan dan sponsor tidak bisa menutupi biaya pengeluaran untuk membeli hak siar apakah anda yang akan membayarnya?
 
2. Pay TV
Hampir semua televisi yang membeli hak siar sepak bola eropa memiliki saluran tersendiri untuk Pay TV atau tv berlangganan. Sebagai contoh Kompas TV dengan Pay TV K-Vision, MNC Group dengan Pay TV INDOVISION, Indosiar dan Sctv dengan Pay TV PT Mediatama Anugrah Citra (Nexmedia), Orange TV, dan masih banyak lagi. Pihak televisi membeli hak siar, dan mereka tidak ingin rugi. Secara otomatis mereka menjual kembali hak siar tersebut kepada orang-orang yang ingin menyaksikan siaran bola meskipun mereka harus bayarAnda tertarik untuk mendirikan pay tv baru? Sepertinya bisnis ini menjanjikan apalagi kalau paket bulanan Anda lebih murah dari pay tv yang sudah ada sejak lama.

3. Hak Siar

Sebuah negara membeli hak siar sepakbola hanya untuk negaranya, namun signal dari satelit tv dapat menjangkau beberapa negara sehingga jika ini dibiarkan atau tidak diacak maka masayarakat di negara tetangga dapat menyaksikannya juga melalui satelit tv dan ini bisa menjadi pelanggaran hak siar yang mana pada awalnya sebuah negara membeli hak siar bola hanya untuk wilayahnya saja. Untuk menghindari pelanggaran hak siar inilah kemungkinan stasiun tv mengacak siarannya. Namun hal ini juga berdampak buruk pada masayarakat di negara yang membeli hak siar tersebut, karena statusnya jadi sama-sama tidak bisa menyaksikan siaran bola karena diacak, sementara jenis acakannya yang masyarakat negara tetangga tidak dapat membuka dan kita juga tidak dapat membuka acakan tersebut. Seperti contoh acakan stasiun tv indosiar, sctv, kompas tv.

Tapi mengapa negara tetangga ada yang menyiarkan EURO 2016 secara FTA? bertolak belakang dengan siaran-siaran bola di Indonesia
 
Demikian lah alasan kenapa siaran bola diacak. Dari penjelasan diatas dapat anda simpulkan kenapa siaran bola diacak. Jika masih ada alasan lain yang perlu ditambahkan silahkan berikan di kolom komentar. Semoga informasi ini bermanfaat. Terima kasih.

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

*

error: Content is protected by Allah !!