Tips Trading Forex untuk Pemula

Ad Blocker Detected

Anda menggunakan pemblokir iklan di browser, silahkan nonaktivkan adblocker atau gunakan browser google chrome. Iklan di seruyan.net berasal dari iklan google yang ramah pengunjung dan aman.

Tips Trading Forex untuk Pemula. Trading forex bagi seorang pemula memang memiliki resiko yang sangat besar untuk mengalami kerugian, kerugian dalam trading forex bisa saja dialami oleh yang sudah berpengalaman bukan hanya trader pemula. Namun, profit yang dieperoleh juga kadang tidak sedikit.
 
Tips trading forex bagi pemula secara garis besar terdiri dari dua tips, yang pertama tips memilih broker forex yang aman (broker forex regulated/teregulasi dengan baik), tips memilih broker forex terbaik akan kita bahas pada artikel yang lainnya. Tips trading forex unuk pemula yang kedua adalah bagaimana seorang trader menjalankan proses trading itu sendiri.
Tips Trading Forex untuk Pemula
Tips Trading Forex untuk Pemula berikut ini bisa anda terapkan:
 
Jangan serakah, jangan gegabah
Biasanya ketika kita open posisi buy/sell dan kita sedang dalam floating profit, maka biasanya kita akan berambisi untuk memperoleh untung yang sebesar-besarnya sehingga terkadang trader lupa memasang stop loss dan take profit. Stop loss berfungsi membatasi atau mengontrol batas kerugian trader agar tidak terlalu besar
 
 
Jangan menggunakan ukuran lot yang terlalu besar
Ukuran lot yang terlalu besar juga membutuhkan modal yang besar, jika modal trading anda kecil maka sebaiknya pakai lot micro atau mini misalnya 0,1 atau 0,001. Jika anda menggunakan ukuran lot 1 dengan modal kecil maka bisa dipastikan akan tidak mampu menahan floating loss. Misalnya modal anda $100, anda trading dengan lot size 1 dimana 1lot= $1.
Ketika anda open posisi sell EURUSD 1.06000/1.06012 (prediksi harga turun), maka anda akan langsung -$12 (biaya spread, keuntungan untuk broker), jika ternyata harga naik misalnya menjadi 1.06050 maka anda sedang di posisi floating loss sekitar 1.06050-1.06012= 38pip x 1lot, dimana 1 lot= $1 maka -$38 ditambah biaya spread, hal ini bisa terjadi dalam hitungan detik saja jika pasar dalam kondisi ramai dan ada berita-berita yang mempengaruhi perekonomian dunia dari negara-negara maju seperti US, CA, JP, dan lainnya.
 
Jangan melakukan trading tanpa menggunakan Stop Loss (SL)
Jika anda tidak berpengalaman di hal tersebut, karena akan membahayakan modal anda! Ketika keadaan pasar tidak sesuai prediksi dan harapan maka anda beresiko terseret ke dalam kerugian dan akhirnya semakin terpuruk ke dalam kerugian, misalnya selalu anda pasang SL 30 pips (3%).
 
 
Stop loss juga jangan terlalu kecil, kalau terlalu kecil bisa saja sebentar-sebentar tersentuh SL nya tapi sakitnya posisinya balik lagi dan seharusnya kita profit kalau open posisi kita tidak terkena stop loss. Misal seperti pada contoh di atas, ketika anda open posisi sell EURUSD 1.06000/1.06012 dan kita pasang stop loss di 1.06042 ketika harga menyentuh stop loss yang kita pasang maka kita akan rugi karena open posisi akan di tutup oleh sistem, ternyata setelah harga sampai di 1.06045 harganya berbalik menjadi 1.05085 misalnya, kalau pada posisi harga ini kalau kita tutup posisi kan kita profit, itulah mengapa trading forex perlu modal besar untuk menahan floating loss, jika modal tidak kuat maka bentar-bentar tutup posisi saat dalam kondisi floating lost, padahal harga bisa berbalik arah dan menjadi profit jika modal kita mampu menahannya

baca: trading forex modal kecil hanya menguntungkan broker?
 
Gunakanlah Demo Account terlebih dahulu
Jika anda masih ingin mencoba-coba (Simulasi) hingga mahir, tetapi jika anda sudah yakin dan bisa menghasilkan profit atau ingin mencoba-coba yang penuh misteri, maka anda bisa mencoba terjun ke Live Trading (Real Account) meski dengan modal kecil namun gunakanlah lot yang kecil (0.01, kalau bisa akun cent), memang lot kecil juga profit untuk 1 pip nya juga kecil, tapi resiko ruginya juga kecil
 
Pergerakan grafik harga mata uang adalah seperti gelombang air laut. Jika harga mata uang tersebut turun, maka pasti ada titik baliknya yaitu naik, dan begitu pula dengan sebaliknya (baca lagi penjelasan yang saya kasih warna). Tetapi jangka waktu serta porsi naik turunnya suatu mata uang adalah berbeda-beda. Oleh karena itu pelajarilah pula posisi dari waktu-waktu sebelumnya.
 
Jaga dan perhatikan persentase margin level, dan usahakan jangan dibawah 100% untuk modal kecil. Kalau kondisi margin level anda saat itu di bawah 100% maka posisi trading anda sedang dalam keadaan lampu kuning/berbahaya kemudian bisa margin call. Apalagi jika free margin sudah minus nilanya.
 
Cari bantuan Signals Trading di beberapa IB broker yang teregulasi dengan baik dan benar. Anda juga bisa melihat berita-berita ekonomi yang mempengaruhi harga seperti di cnbc.com versi web dan app di android dan ios, atau channel televisi cnbc di indovision dan intelsat20
 
Praktikkan apa yang sudah anda pelajari tetapi dengan manajemen resiko yang dapat dikendalikan. baca lagi penjelasan mengenai resiko. Manajemen resiko (risk management) dan Analisa Fundamental menjadi kunci dalam trading forex.
 
Trading Forex adalah beresiko tinggi tetapi juga bisa memberikan tingkat penghasilan yang sangat tinggi terutama untuk para trader yang sudah berpengalaman. Anda harus mempelajarinya terlebih dahulu dengan mantap sebelum terjun ke Live Trading.
  •  
  •  
  •  

2 Comments

Leave a Reply

*

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

error: Content is protected by Allah !!